Article by

Editor

Bahaya Ban Meledak Pada Truk Heavy Duty dan Cara Mengatasinya

Tekanan ban dalam truk heavy duty lebih tinggi dibandingkan dengan tekanan ban dalam mobil biasa. Realitanya, saat pengisian, ban dump truk ditempatkan di dalam sangkar guna melindungi teknisi ban bila sewaktu-waktu terjadi insiden ban meledak. Hal tersebut disebabkan karena ban mobil diisi pada tekanan antara 27-34 PSI, coba bandingkan dengan truk khusus tambang yang dapat diisi antara 80-110 PSI.

Akibat Ban Kempes Sebelum Meledak

Ban tidak akan meledak jika ada paku atau sekrup yang menancap pada tapak. Ban akan kempes dan lebih susah dideteksi saat kita tengah mengemudi. Lama kelamaan ban akan panas lalu rusak.

Ban dapat meledak bila dinding ban mulai melemah. Ban terkena efek paling besar sebab lubang atau rintangan di jalan, di sisi lain pula ada area dump truk yang bergesekan sehingga karet ban terkikis, atau sesuatu yang mengakibatkan ban terlalu panas karena dari pengereman maupun tekanan ban yang tidak sesuai.

 

Baca juga: Perawatan Preventif dan Servis Komponen Kendaraan Alat Berat 

Baca juga:Mengenal Komponen dan Cara Kerja Rem Angin Pada Truk Besar dan Bus

 

Dampak Ban Meledak

Saat sebuah ban meledak, dampaknya dapat menghancurkan body, fender, selang udara serta rem serta pelek, apapun yang terletak dekat dengan ledakan.

Ada ledakan udara di awal, umumnya terjadi di dinding ban dan mengarah keluar. Dinding ban adalah daerah yang sangat tipis pada ban. Ban itu tercerai berai serta berputar-putar seiring putaran roda dan juga umumnya menabrak salah satu area pada truk heavy duty atau trailer (daerah yang paling dekat dengan ban yang meledak). Pada akhirnya, casing ban akan habis, dan bongkahan karet akan terlepas. Nila mengenakan vulkanisir, ban dapat terpisah dari pelek yang pastinya dapat membahayakan pengguna jalan yang lain.

Hal Yang Dirasakan Pengemudi Saat Ban Meledak

Bila ban depan yang meledak, dump truk akan bergoyang dan bergulir ke arah ban yang meledak hingga kemudi akan terasa menjadi berat. Pengendara pun akan merasakan dump truk jatuh pada permukaan jalan. 

Bila ban trailer meledak kemungkinan besar pengendara tidak akan merasakannya, namun hanya akan mendengar suara kecil semacam bunyi senapan yang ditembakkan.

Bukan hal yang aneh jika seorang pengemudi tidak menyadari jika ban belakang trailernya sudah meledak bila bannya dipasang ganda, kecuali bila terdapat pengguna jalan lain yang menyadarinya.

Ban lain pada trailer akan menopang bobot yang memungkinkan pengendara dapat membawa kendaraan alat berat tersebut ke zona aman agar dapat diperbaiki. Kadang kadang ban belakang yang pecah dapat memunculkan getaran.

Bila ban rusak saat mengemudi, pegang kemudi dengan kuat lalu lepaskan kaki dari pedal gas. Jangan menginjak rem kecuali beresiko menabrak sesuatu.

Mengatasi Masalah Ban Meledak

Perlambat kendaraan dengan sistem perpindahan gigi dan buat pengereman dengan lembut. Menepilah ke pinggir guna berhenti. Perlu diperhatikan, jangan berhenti di tempat dengan keadaan tanah yang lunak agar truk tidak terbalik.

 

Sumber foto: Iveco