Article by

Editor

Mengapa Truk Logging di Indonesia Tak Lagi Pakai Moncong? Ini Dia Alasannya

Keberadaan kendaraan truk logging di Indonesia selalu menjadi perhatian khusus terutama para pelaku bisnis yang senantiasa mengandalkannya sebagai penunjang bisnis itu sendiri. Selain performa dan ketangguhan mesin, kendaraan truk juga terkenal memiliki penampilan yang gagah. Seperti pada jaman dulu dimana di Indonesia kendaraan truk memiliki tampilan kepala dengan moncong panjang (bonnet). 

Namun kini seiring perkembangan zaman, truk dengan tampilan moncong sudah jarang dijumpai, meski keberadaannya masih ada, khususnya di daerah-daerah tertentu. Dan sebagai gantinya, kendaraan truk seperti truk tractor head dan berbagai truk lainnya memiliki tampilan tanpa moncong namun lebih modern, atau yang sering disebut dengan cab over engine atau COE.

 

Apa alasan truk moncong mulai punah?

Hilangnya bonnet tersebut tentunya bukan tanpa alasan, selain karena posisi mesinnya yang berubah. Seperti sebelumnya di bagian depan kabin pengemudi, kini truk modern tipe COE berpindah ke bagian bawah pengemudi.

Perkembangan zaman yang kian hari terus berubah membuat desain kendaraan pun mengalami transformasi yang lebih apik. Termasuk kendaran niaga seperti truk tractor head. Salah satu alasan lainnya adalah karena sistem regulasi panjang maksimal truk. Untuk ukuran truk dengan moncong bisa melebihi batas yang telah ditentukan, oleh karena itu untuk truk dengan ruang bak yang lebih besar lebih baik tanpa moncong agar sesuai dengan regulasi yang ada.

Pada pasal 54 disebutkan panjang maksimal kendaraan bermotor tanpa kereta gandeng atau tempelan adalah 12 meter, misalnya berjenis tronton. Sedangkan untuk kendaraan yang dilengkapi gandengan panjang maksimal 18 meter, seperti truk trailer.

Hal ini untuk mengejar efisiensi dan kapasitas angkut yang lebih banyak pada belakang body. Itulah sebabnya truk model sekarang mempunyai moncong yang pesek khususnya untuk ukuran truk yang sama dengan mesin truk mesin di depan.

 

Baca juga:Tips Merawat Truk Logging Agar Mesin Tetap Awet dan Berperforma 

Baca juga: Alasan Truk Tractor Head Menggunakan Teknologi Mesin Diesel

 

Keuntungan desain cab over

Jenis truk dengan desain cab over engine atau mesin yang terletak di bawah kabin, juga memberikan keuntungan tersendiri, yaitu dapat memudahkan pengemudi dalam bermanuver di berbagai medan jalan. Selain itu, area titik buta juga tidak terlalu besar dan lebih mudah untuk diparkir. Karena panjangnya tidak boleh lebih, ketika truk lebih panjang maka spion tidak bisa melihat sampai ujung belakang truk.

 

Lebar truk tidak boleh melebihi aturan

Tak hanya panjang, lebar dimensi truk juga tidak boleh melebihi 2,5 meter. Namun jika ada tambahan bak pada truk, maka maksimalnya hanya 50 mm ke kiri dan 50 mm ke kanan.

Selain itu, ketinggian truk juga harus mengikuti aturan yang ada. Maksimalnya 4,2 meter. Jadi jika lebih dari 4,2 meter kemungkinan kendaraan bisa berakibat oleng. Karena secara teknis titik beratnya berubah.

 

Itulah alasan utama mengapa truk logging modern kini hadir tanpa moncong. Selain alasan regulasi yang diterapkan oleh pemerintah, hal ini juga sudah diperhitungkan guna memaksimalkan penggunaan kendaraan bermuatan berat agar lebih aman dan nyaman. Jika anda pelaku bisnis yang mengandalkan kendaraan truk tractor head sebagai alat transportasi utama, anda bisa memilih Iveco, dimana setiap produk truk sudah memenuhi standar dalam beroperasi dan dibekali dengan teknologi yang lebih modern.

 

Sumber foto: Iveco Indonesia